Toxic People
Bagaimana teman toxic bisa menurunkan self love?
Yappp halooo good people..eh salah halooo dearr^^ ketemu
lagi nih sama aku, kali ini aku akan bahas circle pertemanan yang bagaimana sih
hingga bisa membuat kita kurang self love? Udah pernah dengar belum teman
toxic?. Akhir – akhir ini memang sedang tren ya kata toxic, mulai dari pacar
toxic, teman toxic, hingga ada orang tua toxic. Sebenarnya apa sih toxic itu? Dan
apa itu teman toxic?
Kata toxic merupakan kata dalam bahasa inggris yang berarti
racun. Toxic people atau bisa juga toxic friends ini dapat diartikan sebagai orang yang memberikan pengaruh buruk
kepada kita, baik secara fisik maupun emosional. Pertemanan yang baik akan memberikan dampak
positif bagi seseorang. Menurut Nitesh V. Chawla, Frank M. Freimann bahwa
struktur pertemanan atau kehidupan sosial mampu mengukur tingkat kesehatan ,
kebahagiaan , dan stress.
Lalu, apa ciri – ciri orang toxic? Jangan – jangan kita juga
termasuk toxic people nih bagi orang lain. Yuk langsung saja kita baca! Cekidot..
Ciri Toxic People/Toxic Friends
1. Cuma memanfaatkan
Ini merupakan salah satu tanda seorang toxic people. Mereka tidak
ada saat kamu membutuhkannya, tapi mereka selalu memaksamu untuk menolong
mereka saat mereka sedang kesusahan. Eitss bukan cuma itu saja, memang mereka
sesekali sudah membantumu juga, tetapi hal itu akan terus ia bahas dan ungkit
terus – terusan tanpa mengingat seberapa banyak kamu telah membantunya.
2. Mementingkan dirinya sendiri
Toxic friend biasanya sering menyuruh kita untuk
meninggalkan apa yang sedang kita lakukan dan segera membantunya. Membantu
teman yang sedang kesusahan memang hal yang sepatutnya kita lakukan, tapi bukan
berarti kita harus selalu memprioritasnya teman setiap saat ya.. ingat lagi tentang
self love, bukan egois tetapi kita juga harus tau keadaan diri kita sendiri,
jika kita tidak mampu untuk membantu teman toxic , katakan dengan tegas!.
3. Tidak bisa berempati/bersimpati
Jangan mengharapkan toxic people untuk dapat memahami
kondisi kita. Toxic people biasanya tidak bisa mengerti dan memahami kondisi
orang lain. Mereka Cuma akan membicarakan tentang dirinya, keluh kesahnya,
kondisinya, pencapaiannya, dll. Kalau kamu bercerita tentang kondisimu, biasanya
mereka akan memotong pembicaraan dan berkata “Kamu mah masih mending..nah aku
blablabla” mereka tidak sepenuhnya mendengarkan ceritamu, mereka hanya mau kamu
mendengarkan ceritanya yang penuh derita daripada kamu.
4. Selalu Menyalahkan Orang lain
Toxic people cenderung akan menyalahkan orang lain dalam
segala hal. Mereka akan merasa selalu benar atas perkataan dan tindakannya.
Karena engga bisa berempati, meraka dengan mudahnya akan menyalahkanmu tanpa
mau mengerti kondisi yang sebenarnya.
5. Bikin kamu merasa tertekan
Karena lebih sering menghabiskan waktu bersama teman toxic,
kalian jadi susah berekpresi dan melepaskan streess yang kalian alami. Bukannya
nyaman malah strees nambah. Imbasnya juga bisa merambah ke kesehatan psikis
kita, strees yang meningkat akan menyebabkan lelah, pusing, merasa gelisah, dan
tidak punya semangat.
6. Bikin kamu merasa tidak jadi dirimu sendiri
Dalam mencari teman tentunya harus menghargai kita apa
danya. Dimana kita bisa membuka diri pada mereka tanpa takut menjadi tidak
disukai. Dengan teman toxic, mereka akan
menuntut kalian untuk selalu bersikap dengan cara tertentu, atau menyukai dan
membicarakan hal tertentu, sesuai dengan keinginan dia. Kalian jadi tidak bisa
berekpresi karena takut dihakimi atau bahkan kehilangan teman
7. Hobi kritik dengan arogan
Mengkritik teman memang hal yang wajar. Tetapi kalau kritikannya
cenderung menghakimi, kasar, brutal, apa masih bisa kita toleren. Kejujuran
memanglah penting, tapi cara menyampaikannya juga lebih penting. Kritikan ada untuk menjadi
pelajaran kita. Jangan mau menerima kritikan kasar yang menyebabkan kita merasa
down hingga kehilangan rasa kepercayaan diri. Ingat hanya ada 1 sahabat yang
perlu kamu sayangi, yaitu dirimu sendiri.
Nah, setelah kita tau ciri – ciri toxic friend. Selanjutnya bagaimana
cara kita bisa keluar dari circle pertemanan yang toxic? Berikut caranya
Cara keluar dari circle pertemanan yang toxic
1. Pergi saat bahas topik negatif
Tahap pertama ini, merupakan langkah awal untuk kamu bisa
keluar dari circle pertemanan toxic. Saat teman toxic mulai membicarakan hal
yang tidak kamu sukai yang cenderung
kearah negatif kamu bisa tinggalkan dia. Pura – pura ke toilet, atau menelfon
pacar/teman lainnya. Bilang kalau kamu ada keperluan mendesak yang harus segera
diselesaikan lalu pergilah secepat mungkin.
2. Kontrol reaksi dan nada bicara
Ini bisa menjadi salah satu cara menyadarkan teman kita yang
toxic. Saat kamu bersama dengannya, saat dia bercerita sesuatu hal kamu bisa memberikan
respon alakadarnya. Kontrol reaksimu secukupnya, dan keluarkan nada bicara yang
sedang tetapi cenderung tegas. Tunjukin kalau kamu tidak tertarik lagi dengan
pembicaraan tersebut. Dengan ini, teman toxic akan menjadi kesal dengan respon
yang tidak biasanya kamu lakukan.
3. Hilangkan rasa kasian
Buang rasa kasianmu terhadap teman toxicmu. Jangan buat
dirimu terus merasa bersalah jika menghindari mereka. Kamu juga berhak untuk
merasakan kebebasan, selalu tanamkan self love maka kamu tidak akan lagi
memposisikan dirimu dalam posisi yang membuatmu tertekan dan tidak nyaman.
Kasihanilah dirimu sendiri yang terus mengikis rasa cinta pada dirimu.
4. Jangan ragu marah
Dikalau perilaku teman toxicmu sudah berlebihan, jangan ragu
untuk memarahinya. Katakan dengan tegas kalau kamu tidak suka atas sikapnya
yang begini, perilakunya yang begitu. Kalau kamu tidak mengatakannya, teman
toxicmu tidak akan pernah menyadari kesalahannya.
5. Meningkatkan self love.
Kenapa self love? Setelah kita baca tulisan diatas bisa disimpulkan
kalau teman toxic cenderung berdampak negatif bagi diri kita. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu
mencintai diri kita sendiri dengan itu kita tidak akan mudah terjerumus lagi
dalam keadaanya yang merugikan kita.
Memang cukup panjang ya kalau kita membahas toxic people
ini, setelah kamu tahu tentang circle toxic people jangan menjudge orang lain
ya, “Wah ternyata si A toxic friends, gamau lagi deh berteman dengan dia” Mencari
kesalahan orang lain memang mudah, tetapi sebelum itu sadari kekuranganmu
terlebih dahulu. Siapa tau kalau kita ini juga termasuk toxic people?
Aku? Kamu? Bisa jadi termasuk toxic people bagi orang lain. Jadi, segera
intropeksi diri, dan perbaiki diri kita menjadi lebih baik lagi .
Menurut kalian toxic friends itu yang seperti apa sih? Yukk
Berbagi tips untuk kita bisa keluar dari lingkaran pertemanan yang menurunkan
rasa cinta pada diri kita..
“Lepaskan segala
sesuatu yang membuatmu stress dan sedih”
-Ali bin Abi Thalib-



wahh mantap nih min postingannya... siip2.. tmbahan sih min mungkin kalau kita kesulitan menghindar dari toxic teman kita bisa menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan lain sehingga mngurangi interaksi kita sih min.. okee lanjutkan min.. semangatt2
BalasHapusoh iya terkadang kan orang toxic itu bisa mempengaruni kita tanpa kita sadari. terkadang dia yang salah tapi entah kenapa kita merasa kalau kita yang salah. jadi menurut ku kalau kalian sudah mulai menyadari ada orang toxic disekitar kalian mungkin kalian juga harus minta bantuan sama teman yang bisa dipercaya juga biar bisa membantu memberitahu dan mengeluarkan kita dari lingkungan toxic. tapi jangan lupa juga tekad yang kuat karena biar sekeliling kalian udah berusaha mengeluarkan kamu dari lingkungan toxic tapi kamunya gak mau keluar juga sia-sia.
BalasHapus